Irvan Hakim : Lidahnya Kadung Cinta
    Karena berasal dari kota Bandung, Irvan Hakim mengaku paling sering mengajak keluarga makan ke rumah makan yang menyajikan masakan parahiangan. Lidahnya sudaj kadung cinta dengan citarasa khas Sunda.
    Irvan Hakim, presenter sekaligus model ini terbilang tipe pria yang gemar makan. Berbagai jenis makanan ia suka. “Bagiku yang penting makanan tersebut enak dan halal,” paparnya. Apakah itu makanan tradisional atau modern (eropa), bukan suatu masalah. “Seperti yang saya bilang, makanan tersebut harus halal,” imbuh suami dari yang rajin beribadah ini.
    Makanan halal baginya teramat penting. Apalagi kini ia sudah menjadi seorang imam dalam keluarga. Mau tidak mau ia harus memberikan contoh yang baik bagi keluarga. Makanya kata pria kelahiran Bandung, 1974 ini, ia selalu mencari restoran yang dijamin kehalalannya. Jika kebetulan lokasi restoran tersebut diragukan, ia tidak akan mampir untuk makan. Walau pun perutnya sedang lapar berat. “lebih baik tidak usah makan deh,” kata Irvan di sela-sela shooting acara.
    Simple
    Soal jenis makanan, Irvan termasuk orang yang simple. “Aku bukan seorang pemilih. Kalau makanan tersebut enak, ya aku makan,” katanya. Makan juga, urainya juga seperlunya. Hanya sekedar mengisi perut yang kosong. Seakan ingin menerapkan hadist, makan sewaktu lapar. Berhenti sewaktu kenyang. “Aku makan seperlunya saja. Jika aku suka sama makanan ini, aku akan makan. Hanya sekedar mencicipi dan mengisi perut,” ujarnya. Lebih lanjut Irvan mengatakan, dirinya bukan orang yang aji mumpung. Mumpung masih muda dan sehat, segala makanan disantap dengan lahap. Apalagi dengan porsi yang super banyak.
    Suka Lalapan
    Karena ia berasal dari Bandung, Irvan mengaku paling sering mengajak keluarga ke rumah makan yang menyajikan masakan parahiangan. “Biasalah makanan khas sunda seperti apa sih. Pastinya ada lalapan, sambel atau ikan bakar. Aku ini suka banget dengan rasa pedas,” kata Irvan. Sebenarnya ke restoran kata Irvan, makanan bukanlah yang utama walaupun itu penting. Ada hal yang lebih penting lagi yaitu suasana kebersamaan denga keluarga. “Berkumpul bersama, makan bareng adalah momen yang sangat menyenang bagi siapa saja terutama mereka yang sudah berkeluarga,” kata Irvan sumringah.
    administrator, 23-Mar-2009
    Total View : 589
    Login
    User Email
     
    Password
     New Member? MEMBER SIGN UP
    Sponsored By